Langsung ke konten utama

SEMOGA MENGINSPIRASI



Komunitas sineas muda tulungagung merupakan wadah baru untuk para pemuda (khususnya) Tulungagung untuk berkarya dibidang media perfilman dan kegiatan sosial literasi media kepelosok desa. Dengan diharapkan wadah baru tersebut dapat menjadikan pemuda (khususnya Tulungagung) menjadi pemuda yang aktif, kreatif, inovatif, terhindar dari kegiatan yang negatif, dan dapat membuat bangga kota Tulungagung melalui karya – karya kawula mudanya, serta pengetahuan yang mereka miliki bermanfaat untuk masyarakat sekitar dengan kegiatan pengabdian masyarakat, sosial literasi media kepelosok desa.


Program kerja komunitas ini selain memproduksi film atau karya videografi juga melakukan sosialisasi literasi media kedaerah-daerah pelosok di Kabupaten Tulungagung dan bioskop keliling(layar tancap) gratis dalam waktu satu tahun sekali. Di bulan Desember 2017 lalu, komunitas sineas muda Tulungagung ini telah melakukan kegiatan literasi buku “Taman Baca dan Oase Berkreatifitas Anak” di Desa Panggungkalak, Kecamatan Pucanglaban. Selanjutnya pergerakan sosial literasi kami yang kedua, dilaksanakan pada bulan April 2018 lalu yang untuk pertama kalinya melakukan literasi media dan untuk pertama kalinya juga melakukan penayangan film(layar tancap) dengan tema kegiatan “Yang Muda Yang Berkarya”, di Dusun Berak, Desa Bungur, Kecamatan Karangrejo. Untuk itulah, pada tahun 2019 ini sesuai program kerja komunitas sineas muda tulungagung akan melaksankan kegiatan yang serupa dengan nama “POJOK FILM DAN LITERASI MEDIA”.

Pojok film ini tercetus dengan dilatar belakangi karena melihat banyak hal di Indonesia yang terasa semakin pudar keberadaanya di masyarakat. Situasi tersebut bisa dilihat salah satunya adalah dari bioskop keliling yang dulu sempat berkontribusi dalam kejayaan perfilman Indonesia. Pojok film merupakan kegiatan untuk memasyarakatkan film dan menfilmkan masyarakat, dengan konsep “layar tancap”. Komunitas ini ingin mencoba membangkitkan lagi “layar tancap” ditengah-tengah masyarakat. Pojok film ini menjadi upaya mempromosikan film-film Indonesia bahkan film karya-karya sineas daerahnya sendiri dengan berkeliling ke daerah terpelosok sekalipun. Kami menilai wajar, apabila masyarakat desa dapat mengetahui film-film karya sineas daerahnya dan film-film terkini di Indonesia.

Pojok film dan literasi media ini bertema “DENGAN MEDIA, JAGA BUDAYA”. Yang akan dilaksanakan di Dusun Berak, Desa Bungur, Kecamatan Karangrejo, Kab. Tulungagung. Dengan tema ini komunitas sineas muda Tulungagung selain mempromosikan film-film juga ingin mensosialisasikan bagaimana pemanfaatan media dengan baik dan ke arah yang positif, yakni menggunakan media sebagai sarana pelestarian budaya, sehingga masyarakat semakin mencintai kebudayaan lokal dengan mengangkatnya melalui media. Dengan adanya pojok film dan literasi media ini juga diharapkan dapat memunculkan masyarakat yang melek media dan semakin mencintai perfilman Indonesia. Semoga acara ini selain bernilai hiburan, juga dapat menjadi media berekspresi kaum muda dan berbagi dengan orang-orang yang membutuhkan. Amiin.

Komentar


  1. Dimanakah saya bisa bertemu dengan Komunitas Sineas Muda Tulungagung?
    Ada kontak person dan alamatnya kah?
    Terima kasih

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

masuknya kultur Jepang keranah Tulungagung - By : Maliki Rozak

SAHABAT JADI CINTA - Karya AGNES MUTIA SARI

Bunga dan Raja. Teman satu kampus yang memiliki karakter yang berbeda beda. Awalnya tak kenal kemudian seiring berjalannya waktu mereka jadi tahu satu sama lain. Yang membuat mereka jadi saling kenal adalah teman teman mereka satu sama lain. Raja adalah seorang yang famous ( terkenal) karena dia memiliki wajah yang tampan dan berwibawa. Sedangkan Bunga adalah mahasiswa biasa yang pendiam dan tidak famous alias biasa aja...

Tak sengaja bertemu di perpustakaan. Kesan pertama melihat bunga, Raja sangat terkesan. Raja pun mencari tahu tentang Bunga. Akhirnya Raja mendapat informasi dari teman2nya. Mereka akhirnya saling berkomunikasi. Mereka pun akhirnya berteman. Dan kemana mana bersama. Akhirnya mereka merasa nyaman. Timbulah rasa suka satu sama lain. Yaitu rasa Cinta. Banyak yang menganggap mereka menjalin hubungan. Naamun kenyataannya tidak. Mereka pun merasa aneh kenapa orang2 begitu sangat kepo dengan hubungan mereka.

Suatu hari Bunga merasa tidak nyaman dengan hubungan ini. Karen…